Mengenal Penyakit Lupus Dan Dampaknya

Mengenal Penyakit Lupus Dan Dampaknya

Lupus adalah penyakit autoimun kronis yang dapat merusak bagian tubuh manapun (kulit, sendi, dan / atau organ tubuh). “Kronis” berarti tanda dan gejala cenderung bertahan lebih lama dari enam minggu dan seringkali selama bertahun-tahun.

Pada lupus, ada yang salah dengan sistem kekebalan tubuh, yang merupakan bagian tubuh melawan virus, bakteri, dan kuman (“penyerang asing,” seperti flu). Biasanya sistem kekebalan tubuh kita menghasilkan protein yang disebut “antibodi” yang melindungi tubuh dari penyerang ini.

“Autoimunitas” berarti sistem kekebalan tubuh Anda tidak dapat membedakan antara penjajah asing ini dan jaringan sehat tubuh Anda (“auto” berarti “diri”). Akibatnya, ia menciptakan autoantibodi yang menyerang dan menghancurkan jaringan sehat.

Autoantibodi ini menyebabkan peradangan, nyeri, dan kerusakan di berbagai bagian tubuh.

Fakta tambahan tentang lupus yang harus Anda ketahui:

  • Lupus tidak menular, bahkan melalui kontak seksual. Anda tidak bisa “menangkap” lupus dari seseorang atau “memberi” lupus pada seseorang.
  • Lupus tidak seperti atau berhubungan dengan kanker. Kanker adalah kondisi ganas, jaringan abnormal yang tumbuh dengan cepat dan menyebar ke jaringan sekitarnya. Lupus adalah penyakit autoimun, seperti dijelaskan di atas. Namun, beberapa perawatan untuk lupus mungkin termasuk obat imunosupresan yang juga digunakan dalam kemoterapi.
  • Tidak seperti Lupus atau terkait HIV (Human Immune Deficiency Virus) atau AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Pada HIV atau AIDS, sistem kekebalan tubuh kurang aktif; Pada lupus, sistem kekebalan tubuh terlalu aktif.
  • Lupus bisa berkisar dari ringan sampai yang mengancam jiwa dan harus selalu diobati oleh dokter. Dengan perawatan medis yang baik, kebanyakan penderita lupus bisa hidup penuh.
  • Lebih dari 16.000 kasus baru lupus dilaporkan setiap tahunnya di seluruh negeri.
    Studi kami memperkirakan bahwa setidaknya 1,5 juta orang Amerika menderita lupus. Jumlah sebenarnya mungkin lebih tinggi; Namun, tidak ada penelitian berskala besar untuk menunjukkan jumlah sebenarnya orang di A.S. yang tinggal dengan lupus.
  • Dipercaya bahwa 5 juta orang di seluruh dunia memiliki bentuk lupus.
  • Lupus menyerang sebagian besar wanita usia subur. Namun, pria, anak-anak, dan remaja juga mengembangkan lupus. Kebanyakan penderita lupus mengembangkan penyakit ini antara usia 15-44 tahun.
  • Wanita warna dua sampai tiga kali lebih mungkin untuk mengembangkan lupus daripada orang bule.

Orang-orang dari semua ras dan kelompok etnis dapat mengembangkan lupus.

Tips Sehat Untuk Penderita Lupus

Tips sehat bagi penderita lupus maksudnya adalah dengan menerapkan fisik sehat melalui pola hidup sehat yang juga akan mempengaruhi kesehatan psikis. Jika diuraikan, maka dapat dilihat menjadi urutan pola dibawah ini:

Sehat Fisik ← POLA HIDUP SEHAT → Sehat Psikis

Pikiran sehat ☻

Tubuh Sehat ☻

Tidak Ada Diet Khusus Untuk Pasien Lupus

Diet diberikan sesuai dengan masalah pada pasien, dan itu semua tergantung pada kebutuhan sang pasian, jadi tidak ada diet khusus bagi pasien Lupus.

“AWET SEHAT JAUH LEBIH PENTING DARIPADA AWET MUDA”

Berikut dapat kami berikan tips yang mungkin masih banyak lagi yang ada diluar ini mengenai makanan yang harus diperhatikan bagi penderita Lupus.

  1. NUTRISI SEIMBANG
  • Jumlah kalori dikurangi ± 20% – 30%
  • Makanan padat gizi
  • Jenis makanan yang beragam
  • Perbanyak makan sayur, buah-buahan
  • Hindari makanan yang terlalu manis
  • Sumber protein hewani sebaiknya dari ikan, pilihan berikutnya ayam, setelah itu daging sapi, tetapi dipilih yang rendah/tanpa lemak
  • Hindari makanan yang sudah diawetkan, pilih makanan yang segar
  • Hindari alkohol dan kopi

2. HIDUP AKTIF

  • Bergeraklah !!!
  • Aktivitas fisik yang teratur
  • Aktivitas sosial yang positif

3. BERPIKIR POSITIF

  • Percaya diri
  • Sabar & Ikhlas
  • Menjalankan agama dengan baik
  • Jadikan segala sesuatu sebagai berkah